- Secara kasat mata, perubahan yang bisa dilihat langsung adalah munculnya tombol start (logo windows) di pojok kiri bawah. Ini tentu saja mempermudah pengaksesan shortcut aplikasi terutama untuk perangkat yang belum menggunakan layar sentuh.
- Daftar apilkasi lengkap menurut abjad dapat dilihat dengan lebih mudah hanya dengan mengklik tanda panah kebawah yang ada di sebelah kiri bawah Metro UI
- Shut down, restart, control panel dan banyak aplikasi maintenance lainnya bisa diakses dengan menekan tombol Windows + x atau klik kanan pada tombol start.
- Skydrive (cloud drive) yang secara otomatis terkoneksi dan bisa di sinkronkan dengan folder Documents di komputer anda, sudah menjadi satu dengan File Explorer. Fungsi skydrive mirip dengan dropbox atau layanan cloud gratis sejenis tapi dengan kuota yang lebih besar yaitu 7 GB. Skydrive secara otomatis akan melakukan back-up setting yang ada pada komputer. Jadi sebaiknya fungsi Skydrive ini dibiarkan aktif saja.
Itu hanya sebagian kecil perubahan yang bisa dilihat dari Windows 8.1. Tidak terlalu signifikan memang bagi pengguna perangkat non tablet. Namun untuk saya pribadi, kembalinya tombol start sudah menjadi kebahagian tersendiri mengingat Notebook yang saya gunakan tidak difasilitasi dengan touch screen yang secara langsung memberi kesulitan tersendiri dalam mengakses aplikasi yang sering digunakan.
12/24/2013
12/17/2013
System Restore Pada Windows
System Restore adalah salah satu feature Windows yang mulai tersedia dari Windows XP dan versi Windows setelahnya.System Restore yang bisa digunakan untuk mengembalikan kondisi sistem Windows ke status tertentu, sesuai Restore Point yang dibuat secara otomatis atau ditentukan sendiri oleh user ini ternyata belum digunakan secara maksimal oleh user Windows pada umumnya. Kemampuannya untuk mengembalikan filesystem ke kondisi tertentu sedikit mirip dengan Norton Ghost atau program sejenis sehingga sebelum anda memutuskan untuk melakukan install ulang, mungkin ada baiknya mencoba melakukan restore sistem terlebih dahulu menggunakan System Restore.
Sebelum menggunakan System Restore, Restore Point harus dibuat terlebih dahulu. Membuat Restore Point disarankan hanya dilakukan saat komputer anda dalam keadaan sehat, tidak ada program yang bermasalah ataupun sedang terinfeksi virus. Lebih baik lagi apabila dilakukan setelah Clean Install (install ulang Windows dengan melakukan Format Drive) berserta semua aplikasi lain yang diperlukan. Dengan tujuan setelah melakukan restore, anda tidak perlu direpotkan dengan menginstall lagi apllikasi-aplikasi tambahan yang sering anda gunakan.
Cara Membuat Restore Point Pada Windows 7
Pada umumnya restore point dibuat secara otomatis oleh Windows, namun adakalanya perlu dibuat restore point manual. Misalnya setelah melakukan clean install windows. Untuk membuat restore point pada windows 7, ikuti langkah-langkah berikut.
- Tekan tombol Windows + R
- Ketik SystemPropertiesProtection.exe kemudian tekan Enter Atau Klik OK. Akan tampil di layar form seperti di bawah ini
[caption id="" align="alignnone" width="440"]system restore[/caption]
- Klik Tab System Protection lalu klik tombol create.
- Buat deskripsi/penjelasan tentang restore point yang akan anda buat.
- Klik create. Windows akan melakukan proses pembuatan restore point yang nantinya bisa anda gunakan nantinya untuk mengembalikan kondisi windows seperti saat anda membuat restore point tersebut.
Cara Menggunakan Restore Point Pada Windows 7
- Klik Start >> All Programs >> Accessories>>System Tools>>System Restore
- Akan muncul tampilan awal seperti gambar di bawah ini. Lanjutkan dengan meng-klik next.
[caption id="" align="alignnone" width="406"]system restore[/caption]
- Daftar system restore yang sudah ada akan ditampilkan dalam daftar. Pada gambar di bawah terlihat beberapa system restore yang dibuat secara otomatis oleh windows saat melakukan update atau setelah instalasi program aplikasi baru. System restore paling baru berada di posisi paling atas dalam daftar. Pilih system restore yang akan anda gunakan. Sebagai acuan, pilihlah restore point dengan tanggal saat komputer yang anda gunakan masih berfungsi dengan normal. Tombol scan for affected program berfungsi untuk menampilkan program atau aplikasi yang kemungkinan akan hilang karena diinstal setelah restore point yang anda pilih dibuat. Klik restore point kemudian klik next.
[caption id="" align="alignnone" width="464"]system restore[/caption]
- Form konfirmasi akan ditampilkan di layar, klik finish dan proses restore sistem akan dilakukan. Pada tahap ini komputer akan me-restore sistem windows anda sesuai kondisi pada restore point yang anda pilih. Setelah selesai komputer akan restart sendiri untuk mengakhiri proses restore.
[caption id="" align="alignnone" width="464"]system restore[/caption]
Cara Membuat Restore Point Pada Windows 8
- Tekan tombol Windows + R
- Ketikkan SystemPropertiesProtection.exe kemudian tekan Enter Atau Klik OK.
- Klik Tab System Protection lalu klik tombol Create.
- System Properties
- Isi keterangan untuk Restore Point yang akan anda buat. Misalnya: Clean Install 20 Juli 2013.
- Kemudian klik tombol create.
- Akan muncul kotak dialog yang menyatakan bahwa Restore Point berhasil dibuat. Klik Close.
Cara Menggunakan Restore Point Pada Windows 8
- Tekan tombol Windows + R
- Ketikkan SystemPropertiesProtection.exe kemudian tekan Enter Atau Klik OK.
- Klik Tab System Protection lalu klik tombol System Restore.
- Klik Next
- Pilih Restore Point yang akan anda gunakan, klik Show More Restore Points untuk menampilkan Restore Point yang lainnya. Jika ingin melihat daftar program yang akan terkena imbas dari proses restore (program yang diinstall setelah tanggal restore point yang digunakan, akan hilang).
[caption id="" align="aligncenter" width="580"]System Restore[/caption]
- Klik Next kemudian Klik Finish. Komputer akan me-restore Windows anda kembali seperti keadaan saat restore point yang digunakan dibuat. Pada proses ini komputer tidak boleh dimatikan. Komputer akan restart sendiri jika proses telah selesai.
7/01/2013
Tips Penggunaan Sony Vaio SVE11125/11135
CARA MENGGUNAKAN KAMERA
Karena ada beberapa search keyword yang masuk ke blog ini mencari “cara menggunakan camera Sony Vaio, dan setelah di google ternyata memang tidak ada yang memfasilitasi, maka saya akan coba sedikit membantu.
Pada dasarnya kamera atau kita sebut saja webcam dari semua notebook/laptop (selama masih berfungsi normal :)) akan langsung aktif jika anda menggunakan aplikasi video calling seperti skype. Namun daripada menginstall skype hanya untuk test webcam bukankah lebih baik jika menggunakan software atau aplikasi yang sudah tersedia.
Untuk kasus Sony Vaio SVE11125/11135 dan mungkin notebook lain yang menggunakan Windows 8, webcam bisa digunakan dengan aplikasi yang sudah tersedia di Windows 8. Caranya seperti berikut ini:
- Tekan tombol Windows + tombol C
- Klik Search
- Ketikkan ‘camera’ (tanpa tanda petik)
- Klik aplikasi camera yang muncul di sebelah kiri layar.
- Jika ada konfirmasi untuk mengizinkan penggunaan camera dan microphone, pilih Yes.
- Webcam siap digunakan. Untuk menutup aplikasi tekan Alt + F4 atau click drag title bar ke posisi taskbar (akan agak susah jika tidak menggunakan layar sentuh).
Jika anda menggunakan Windows 7, maka mau tidak mau anda harus meng-install aplikasi pihak ketiga karena Windows 7 tidak menyediakan aplikasi untuk webcam.
CARA MENGGUNAKAN FITUR MULTI GESTURE TOUCHPAD
Perlu diketahui bahwa touchpad Sony Vaio agak berbeda dengan notebook lain di pasaran, karena seperti halnya touchpad Macbook, touchpad Sony Vaio juga multi gesture. Artinya, respon toucpad saat disentuh dengan satu jari akan berbeda dengan jika disentuh dengan dua atau tiga jari sekaligus. Hal ini sangat membantu terutama dengan Windows 8 yang pre-installed di beberapa seri Sony Vaio yang tidak difasilitasi dengan layar sentuh. Aplikasi yang disediakan oleh Sony di notebook Vaio series nya sudah menyertakan video tutorial cara penggunaan fitur multi gesture touchpad yang dapat diakses dengan cara sebagai berikut:
- Klik shortcut yang tersedia di taskbar (kalau belum anda hapus) icon bergambar laptop dengan gear di pojok kanan atasnya. Atau tekan tombol berlabel Vaio (posisinya ada di pojok kiri atas keyboard notebook vaio anda.
- Pilih Mouse and Keyboard
- Klik tombol Watch movies on how to use the touchpad.
Meski demikian masih ada satu cara penggunaan touchpad yang tidak ditunjukkan di tutorial penggunaan touchpad diatas yaitu scroll dokumen yang menggunakan sisi sebelah kanan dari touchpad. Caranya adalah dengan menempatkan jari anda di pojok kanan atas touchpad, geser ke bawah lalu buat gerakan melingkar dengan jari, searah jarum jam untuk scroll kebawah atau melawan arah jarum jam untuk scroll keatas. Ilustrasi dapat dilihat pada gambar di bawah.
[caption id="" align="aligncenter" width="620"]
CARA MENENTUKAN BATAS CHARGE BATERAI
Untuk memperpanjang masa pemakaian baterai, Sony Vaio juga dilengkapi dengan fitur untuk membatasi total charge baterai. Ini dimaksudkan agar ada bagian cell dari baterai yang masih belum pernah di charge karena semakin sering cell baterai di charge daya simpannya akan semakin berkurang. Untuk mengaktifkan opsi ini lakukan langkah sebagai berikut:
- Buka Vaio Control Center, caranya sama seperti langkah pertama untuk video penggunaan touchpad.
- Pilih Power and Battery.
- Pada bagian Battery, arahkan switch ke posisi On.
- Klik tombol details.
- Pilih opsi pilihan untuk charge baterai 80% atau 50% saja.
- Tutup Vaio Control Center jika sudah selesai.
Jika anda memang lebih sering menggunakan notebook Sony Vaio SVE11125/11135 di kantor atau di rumah dengan akses listrik full dalam tempat yang sama dan waktu yang lama, mungkin lebih baik menggunakan notebook ini dengan charger terpasang. Baterai notebook anda akan tetap full dan tidak dalam kondisi di charge karena notebook akan menggunakan daya dari adaptor. Dengan demikian baterai tidak akan perlu di charge berkali-kali.
6/26/2013
Vaio SVE11125 CV Review
Review ini saya buat berdasarkan pengalaman saya menggunakan produk Sony yaitu Vaio SVE11125 yang kalau boleh saya bilang merupakan versi ekonomis dari semua seri Vaio. Sony Vaio SVE11125 yang sudah saya gunakan 4 bulan lebih punya spesifikasi sebagai berikut:
Spesifikasi Sony Vaio SVE11125
- Processor AMD dual core E2 – 1800 @ 1,7 GHz
- Memory DDR3 2 GB
- HDD 320 GB 5400 rpm
- VGA AMD RAdeon 7340 HD
- Lebar layar 11,6"
- WiFi, Bluetooth, Webcam
- Sistem Operasi Windows 8 SL 64 bit
[caption id="" align="aligncenter" width="395"]
Secara umum performa komputer tidak terlalu bisa diandalkan untuk kerjaan berat. Dengan Windows Experience Index Windows 8 SL 64 Pre Installed yang hanya mencapai nilai 3.9 ,mungkin notebook ini memang ditujukan untuk tugas mengetik dan browsing internet. Fungsi entertainment memang tidak mengecewakan karena notebook masih mampu memutar video Full HD 1080p dengan lancar. Kualitas audio cukup baik dengan speaker yang lantang dan tidak cempreng.
[caption id="" align="aligncenter" width="387"]
Windows 8 yang sebenarnya ditujukan untuk komputer berlayar sentuh sudah terinstall di notebook ini. Meskipun belum menggunakan touch screen, tapi Sony mengakalinya dengan fitur multi gesture di touchpad. Fitur ini tersedia di semua notebook Vaio. Multi gesture memungkinkan anda untuk scroll menu di Menu Metro yang menggantikan start menu Windows versi sebelumnya. Dengan menggunakan dua jari dan menggerakkannya ke kanan atau ke kiri, anda secara otomatis akan menggeser / scroll layar ke kanan atau ke kiri.
Untuk scroll vertikal dan horizontal pada dokumen, atau saat menggunakan web browser, anda juga tak perlu menekan tombol touch pad. Cukup tempatkan jari anda di pojok kanan atas touchpad, geser ke bawah lalu buat gerakan melingkar dengan jari, searah jarum jam untuk scroll kebawah atau melawan arah jarum jam untuk scroll keatas. Sony Vaio SVE11125 juga memiliki fitur camera gesture. Dengan fitur ini anda bisa mengontrol aplikasi multimedia yang anda gunakan hanya dengan menggerakkan tangan di depan kamera.
Keyboard sangat nyaman digunakan, dengan jarak antar tombol kira-kira setengah sentimeter, proses mengetik akan lebih menyenangkan. Panas juga tidak terlalu terasa saat mengetik karena suhu keypad dan hand rest masih dalam taraf normal.Dilengkapi dengan baterai 6 cell, notebook Vaio SVE 11125 ini mampu menyala 5 setengah jam nonstop, mungkin bisa lebih lama lagi dengan kondisi WiFi off, dan seting brightness layar diturunkan ke tingkat minimal. Dari posisi sleep, notebook ini hanya butuh waktu kurang lebih 5 detik untuk menyala. Baterai notebook Sony Vaio SVE 11125 ini juga dimonitor oleh software bawaan dari Sony yang memungkinkan pilihan untuk mengisi baterai 50% atau 80% saja. Dengan demikian dapat dipastikan umur baterai akan jauh lebih lama. Penggunaan charger saat baterai penuh juga tak menjadi masalah karena notebook secara otomatis hanya menggunaan daya dari adaptor dengan kondisi baterai tidak di-charge.
Jika ada hal negatif yang saya tidak suka dari notebook ini, hal itu adalah tidak berfungsinya touchpad dan cursor saat harddisk sibuk (ditandai dengan lampu harddisk yang nyala terus). Biasanya terjadi saat Windows sedang download update. Tapi hal negatif ini tidak ditemui jika sedang menggunakan mouse tambahan.
Overall, performa notebook ini cukup memuaskan jika digunakan sesuai tujuan notebook ini dibuat. Jika anda menggunakannya untuk bermain game keluaran baru, siap-siaplah kecewa. Untuk game "World of Warcraft" dengan setting gambar "Good" pada resolusi 1366 x 768 fps yang dihasilkan hanya 37 fps. Meskipun masih bisa dianggap layak, tapi bagi sebagian orang masih kurang.
Versi upgrade dari Vaio SVE11125 ini adalah Vaio SVE 11135. Perbedaan hanya ada pada penggunaan prosesor yang lebih tinggi, yaitu AMD E2 2000 @1,8 GHz.
12/17/2009
Cara Menghilangkan Automatic Update
1. Windows XP
Automatic Update atau update otomatis yang merupakan feature dasar dari Windows XP ditujukan untuk memperbaharui sistem operasi Windows apabila ada perbaikan atau upgrade dari Microsoft.
Feature ini tersedia di Control Panel pada menu Security Center yang juga menyertakan fungsi Firewall dan Virus Protection didalamnya. Bagi pengguna Windows Original, ketiga feature ini akan sangat berguna dan membantu memperkuat pertahanan Windows dari serangan virus ataupun hal-hal lain yang bisa merugikan user. Namun bagi pengguna Windows kebanyakan di Indonesia (Windows versi bajakan), fasilitas ini menjadi tidak begitu penting terutama Automatic update-nya yang dalam penggunaannya mewajibkan adanya koneksi dengan server Microsoft.
Karena tidak bisa digunakan, maka kebanyakan orang biasanya menonaktifkan automatic update ini. Caranya tidak sulit, hanya perlu masuk ke Control panel, Security Center, kemudian pilih automatic update pada seksi "Manage security settings for: " lalu klik pada pilihan Turn Off Automatic Updates.
Masalah baru akan timbul. Icon perisai berwarna merah dengan tanda silang dibawahnya akan muncul di taskbar di dekat icon volume. Bukan masalah berarti jika anda tidak merasa terganggu dengan hal ini berikut notifikasi-notifikasi yang muncul berkali-kali mengingatkan bahwa automatic update tidak aktif. Namun sebagian orang justru ingin melenyapkan hal-hal tersebut. Caranya sama seperti cara menonaktifkan automatic update, namun ketika berada di jendela security center klik sub menu "change the way security center alerts me" pada kolom resource yang ada disebelah kiri jendela security center.
Kemudian hilangkan tanda check (centang) pada feature yang ingin anda hilangkan notifikasinya (dalam hal ini, automatic update). Setelah mengklik OK, icon bergambar perisai merah pada taskbar akan hilang dengan sendirinya.
2. Windows Seven
Pada prinsipnya fungsinya sama dengan automatic update di Windows Xp. Yang agak merepotkan terkadang proses update akan memperpanjang waktu shut down karena update biasanya diinstall saat komputer dimatikan. Untuk menon aktifkan Automatic update di Windows Seven lakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Klik Start Menu kemudian pilih Control Panel
2. Klik menu system and security.
3. Klik link turn automatic updating on or off.
4. Kemudian pada pilihan "Choose how windows can install updates" pilih "never check for updates (not recommended). Lalu klik OK
3.Windows 8
1. Tekan tombol Windows + tombol R.
2. Ketikkan 'Control Panel' tanpa tanda petik. Kemudian tekan Enter
3. Klik System and Security.
4. Klik "Turn Automatic Updating On or Off"
5. Pilih dan klik "Never Check For Updates (not recomended)".
6. Klik tombol OK.