7/01/2013

Tips Penggunaan Sony Vaio SVE11125/11135

Tips Penggunaan Sony Vaio SVE11125/11135

CARA MENGGUNAKAN KAMERA


Karena ada beberapa search keyword yang masuk ke blog ini mencari “cara menggunakan camera Sony Vaio, dan setelah di google ternyata memang tidak ada yang memfasilitasi, maka saya akan coba sedikit membantu.


Pada dasarnya kamera atau kita sebut saja webcam dari semua notebook/laptop (selama masih berfungsi normal :)) akan langsung aktif jika anda menggunakan aplikasi video calling seperti skype. Namun daripada menginstall skype hanya untuk test webcam bukankah lebih baik jika menggunakan software atau aplikasi yang sudah tersedia.





Untuk kasus Sony Vaio SVE11125/11135 dan mungkin notebook lain yang menggunakan Windows 8, webcam bisa digunakan dengan aplikasi yang sudah tersedia di Windows 8. Caranya seperti berikut ini:







  1. Tekan tombol Windows + tombol C

  2. Klik Search

  3. Ketikkan ‘camera’ (tanpa tanda petik)

  4. Klik aplikasi camera yang muncul di sebelah kiri layar.

  5. Jika ada konfirmasi untuk mengizinkan penggunaan camera dan microphone, pilih Yes.

  6. Webcam siap digunakan. Untuk menutup aplikasi tekan Alt + F4 atau click drag title bar ke posisi taskbar (akan agak susah jika tidak menggunakan layar sentuh).


Jika anda menggunakan Windows 7, maka mau tidak mau anda harus meng-install aplikasi pihak ketiga karena Windows 7 tidak menyediakan aplikasi untuk webcam.


CARA MENGGUNAKAN FITUR MULTI GESTURE TOUCHPAD


Perlu diketahui bahwa touchpad Sony Vaio agak berbeda dengan notebook lain di pasaran, karena seperti halnya touchpad Macbook, touchpad Sony Vaio juga multi gesture. Artinya, respon toucpad saat disentuh dengan satu jari akan berbeda dengan jika disentuh dengan dua atau tiga jari sekaligus. Hal ini sangat membantu terutama dengan Windows 8 yang pre-installed di beberapa seri Sony Vaio yang tidak difasilitasi dengan layar sentuh. Aplikasi yang disediakan oleh Sony di notebook Vaio series nya sudah menyertakan video tutorial cara penggunaan fitur multi gesture touchpad yang dapat diakses dengan cara sebagai berikut:




  1. Klik shortcut yang tersedia di taskbar (kalau belum anda hapus) icon bergambar laptop dengan gear di pojok kanan atasnya. Atau tekan tombol berlabel Vaio (posisinya ada di pojok kiri atas keyboard notebook vaio anda.

  2. Pilih Mouse and Keyboard

  3. Klik tombol Watch movies on how to use the touchpad.


Meski demikian masih ada satu cara penggunaan touchpad yang tidak ditunjukkan di tutorial penggunaan touchpad diatas yaitu scroll dokumen yang menggunakan sisi sebelah kanan dari touchpad. Caranya adalah dengan menempatkan jari anda di pojok kanan atas touchpad, geser ke bawah lalu buat gerakan melingkar dengan jari, searah jarum jam untuk scroll kebawah atau melawan arah jarum jam untuk scroll keatas. Ilustrasi dapat dilihat pada gambar di bawah.




[caption id="" align="aligncenter" width="620"]Scroll vertical touchpad Scroll vertical touchpad[/caption]

CARA MENENTUKAN BATAS CHARGE BATERAI


Untuk memperpanjang masa pemakaian baterai, Sony Vaio juga dilengkapi dengan fitur untuk membatasi total charge baterai. Ini dimaksudkan agar ada bagian cell dari baterai yang masih belum pernah di charge karena semakin sering cell baterai di charge daya simpannya akan semakin berkurang. Untuk mengaktifkan opsi ini lakukan langkah sebagai berikut:




  1. Buka Vaio Control Center, caranya sama seperti langkah pertama untuk video penggunaan touchpad.

  2. Pilih Power and Battery.

  3. Pada bagian Battery, arahkan switch ke posisi On.

  4. Klik tombol details.

  5. Pilih opsi pilihan untuk charge baterai 80% atau 50% saja.

  6. Tutup Vaio Control Center jika sudah selesai.


Jika anda memang lebih sering menggunakan notebook Sony Vaio SVE11125/11135 di kantor atau di rumah dengan akses listrik full dalam tempat yang sama dan waktu yang lama, mungkin lebih baik  menggunakan notebook ini dengan charger terpasang. Baterai notebook anda akan tetap full dan tidak dalam kondisi di charge karena notebook akan menggunakan daya dari adaptor. Dengan demikian baterai tidak akan perlu di charge berkali-kali.

6/26/2013

Vaio SVE11125 CV Review

Vaio SVE11125 CV Review

Review ini saya buat berdasarkan pengalaman saya menggunakan produk Sony yaitu Vaio SVE11125 yang kalau boleh saya bilang merupakan versi ekonomis dari semua seri Vaio. Sony Vaio SVE11125 yang sudah saya gunakan 4 bulan lebih punya spesifikasi sebagai berikut:



Spesifikasi  Sony Vaio SVE11125


- Processor AMD dual core E2 – 1800 @ 1,7 GHz
- Memory DDR3 2 GB
- HDD 320 GB 5400 rpm
- VGA AMD RAdeon 7340 HD
- Lebar layar 11,6"
- WiFi, Bluetooth, Webcam
- Sistem Operasi Windows 8 SL 64 bit

[caption id="" align="aligncenter" width="395"]Sony Vaio SVE11125 Sony Vaio SVE11125[/caption]

Secara umum performa komputer tidak terlalu bisa diandalkan untuk kerjaan berat. Dengan Windows Experience Index Windows 8 SL 64 Pre Installed yang hanya mencapai nilai 3.9 ,mungkin notebook ini memang ditujukan untuk tugas mengetik dan browsing internet. Fungsi entertainment memang tidak mengecewakan karena notebook masih mampu memutar video Full HD 1080p dengan lancar. Kualitas audio cukup baik dengan speaker yang lantang dan tidak cempreng.




[caption id="" align="aligncenter" width="387"]windows experience index sony vaio sve11125 windows experience index sony vaio sve11125[/caption]

Windows 8 yang sebenarnya ditujukan untuk komputer berlayar sentuh sudah terinstall di notebook ini. Meskipun belum menggunakan touch screen, tapi Sony mengakalinya dengan fitur multi gesture di touchpad. Fitur ini tersedia di semua notebook Vaio. Multi gesture memungkinkan anda untuk scroll menu di Menu Metro yang menggantikan start menu Windows versi sebelumnya. Dengan menggunakan dua jari dan menggerakkannya ke kanan atau ke kiri, anda secara otomatis akan menggeser / scroll layar ke kanan atau ke kiri.


Untuk scroll vertikal dan horizontal pada dokumen, atau saat menggunakan web browser, anda juga tak perlu menekan tombol touch pad. Cukup tempatkan jari anda di pojok kanan atas touchpad, geser ke bawah lalu buat gerakan melingkar dengan jari, searah jarum jam untuk scroll kebawah atau melawan arah jarum jam untuk scroll keatas. Sony Vaio SVE11125 juga memiliki fitur camera gesture. Dengan fitur ini anda bisa mengontrol aplikasi multimedia yang anda gunakan hanya dengan menggerakkan tangan di depan kamera.


Keyboard sangat nyaman digunakan, dengan jarak antar tombol kira-kira setengah sentimeter, proses mengetik akan lebih menyenangkan. Panas juga tidak terlalu terasa saat mengetik karena suhu keypad dan hand rest masih dalam taraf normal.Dilengkapi dengan baterai 6 cell, notebook Vaio SVE 11125 ini mampu menyala 5 setengah jam nonstop, mungkin bisa lebih lama lagi dengan kondisi WiFi off, dan seting brightness layar diturunkan ke tingkat minimal. Dari posisi sleep, notebook ini hanya butuh waktu kurang lebih 5 detik untuk menyala. Baterai notebook Sony Vaio SVE 11125 ini juga dimonitor oleh software bawaan dari Sony yang memungkinkan pilihan untuk mengisi baterai 50% atau 80% saja. Dengan demikian dapat dipastikan umur baterai akan jauh lebih lama. Penggunaan charger saat baterai penuh juga tak menjadi masalah karena notebook secara otomatis hanya menggunaan daya dari adaptor dengan kondisi baterai tidak di-charge.


Jika ada hal negatif yang saya tidak suka dari notebook ini, hal itu adalah tidak berfungsinya touchpad dan cursor saat harddisk sibuk (ditandai dengan lampu harddisk yang nyala terus). Biasanya terjadi saat Windows sedang download update. Tapi hal negatif ini tidak ditemui jika sedang menggunakan mouse tambahan.


Overall, performa notebook ini cukup memuaskan jika digunakan sesuai tujuan notebook ini dibuat. Jika anda menggunakannya untuk bermain game keluaran baru, siap-siaplah kecewa. Untuk game "World of Warcraft" dengan setting gambar "Good" pada resolusi 1366 x 768 fps yang dihasilkan hanya 37 fps. Meskipun masih bisa dianggap layak, tapi bagi sebagian orang masih kurang.


Versi upgrade dari Vaio SVE11125 ini adalah Vaio SVE 11135. Perbedaan hanya ada pada penggunaan prosesor yang lebih tinggi, yaitu AMD E2 2000 @1,8 GHz.

12/03/2009

Point Of View Mobii 9010 (Review)

Point Of View Mobii 9010 (Review)

Beberapa hari ini saya iseng-iseng lihat statistik dan search engine terms dari blog ini dan menemukan ada lumayan banyak pencarian yang berhubungan dengan netbook yang katanya keluaran Belanda Point Of View Mobii 9010 meskipun dibawahnya ada tulisan Made in China.


Pada post awal saya tentang produk ini,  saya hanya menyampaikan cara instalasi driver WiFi pada linux Ubuntu yang memang belum bisa mendeteksi perangkat wireless VIA VT 6656 ini.  Namun dengan ditemukannya kata-kata seperti driver, LAN card cara setting WiFi pada search engine terms di blog statistik blog ini mungkin ada baiknya jika saya berbagi sedikit informasi tentang netbook ini, terlebih lagi saya telah sebulan lebih menggunakannya.


mobii green


Seperti inilah tampak luar dari POV Mobii yang saya incar dari pertengahan Agustus lalu, meskipun pada akhirnya saya cuma bisa dapat yang warna putih.


Ada beberapa hal menarik tentang netbook ini terutama dari sisi driver yang disertakan. Di post tentang Mobii sebelumnya, saya menceritakan tentang perangkat wireless yang tidak terdeteksi di Ubuntu. Sebelum saya memutuskan untuk menghapus Ubuntu 8.10 Intrepid dan menggantinya dengan Ubuntu 9.04 Jaunty, sebenarnya setelah menghapus Intrepid, saya sudah menginstall XP terlebih dahulu. Permasalahan muncul karena driver yang disertakan ternyata tidak sesuai.  Driver dari CD bawaannya Mobii yang cocok hanya driver VGA dan Soundcard saja. Web Cam, WiFi, dan LAN card pada saat itu belum berfungsi bahkan sampai pada saat saya membuat dual boot di netbook saya dengan Ubuntu 9.04 Jaunty.


Berbekal internet gratis  ( 1 Mbps lebih ) dari kantor, saya mencari driver untuk perangkat-perangkat yang belum berfungsi tersebut. Di situs resminya POV (http://www.pointofview-online.com) , saya berhasil menemukan driver untuk webcam, namun driver untuk perangkat lainnya belum bisa saya temukan.


Di situs VIA ( www.viaarena.com ) akhirnya driver wireless ethernet berhasil saya dapatkan berbekal informasi dari Device Manager-nya Windows XP.


Yang paling sulit ditemukan adalah driver LAN card ( Ethernet Controller) karena device manager sama sekali tidak memberikan informasi tentang jenis LAN Card yang terpasang di netbook ini. Merk dan tipe LAN Card justru saya peroleh dari Ubuntu Jaunty yang memang sudah bisa mendeteksi otomatis LAN card yang digunakan, yang ternyata adalah keluaran J-Micron (tidak terlalu umum).  Driver berhasil saya download dan setelah di install, LAN dapat berjalan dengan sempurna.


Untuk anda yang kesulitan menemukan driver untuk POV Mobii anda, seperti halnya saya (dulu tentunya) anda bisa men-downloadnya di link dibawah ini.


Webcam : XP driver

WiFi VIA VT6656 : XP driver


LAN Card  JMicron PCI-E Fast Ethernet Card : XP driver


untuk instalasi menggunakan Windows 7 anda tidak akan butuh driver apapun karena semua sudah autodetect dari Windows.


Secara umum saya puas dengan produk ini meskipun ada sedikit kekurangan terutama dari segi suara speaker yang kecil sekali, bahkan setelah slider volume dinaikkan ke posisi maksimum. Resolusi gambar tajam,dan jelas meskipun ditempat yang terang seperti diluar bangunan (pada siang hari tentunya). Batere lumayan tahan lama bisa sampai 4,5 jam dalam penggunaan normal. Panas masih bisa ditolerir, tidak menjalar sampai ke keyboard, dan akan lebih bagus lagi apabila dibawahnya diberi notebook cooler. Saya pernah menyalakan netbook ini non stop selama lebih dari 6 jam dengan menggunakan adaptor dan panas yang dihasilkan masih standar-standar saja.  Menggunakan ubuntu Jaunty, proses boot up sampai login screen hanya sekitar 5 detik saja.Overall, baguslah, meski tanpa bluetooth atau modem 3G.