![]() |
| Sebelum Edit Value |
- Klik menu Edit -> Find, kemudian cari “ProcessorNameString” tanpa tanda petik.
- Setelah ditemukan klik kanan kemudian klik Modify
- Isi dengan value apapun sesuka anda, klik OK
![]() |
| Registry Editor |
![]() |
| Setelah Edit Value |
![]() |
| Sebelum Edit Value |
![]() |
| Registry Editor |
![]() |
| Setelah Edit Value |
System Restore adalah salah satu feature Windows yang mulai tersedia dari Windows XP dan versi Windows setelahnya.System Restore yang bisa digunakan untuk mengembalikan kondisi sistem Windows ke status tertentu, sesuai Restore Point yang dibuat secara otomatis atau ditentukan sendiri oleh user ini ternyata belum digunakan secara maksimal oleh user Windows pada umumnya. Kemampuannya untuk mengembalikan filesystem ke kondisi tertentu sedikit mirip dengan Norton Ghost atau program sejenis sehingga sebelum anda memutuskan untuk melakukan install ulang, mungkin ada baiknya mencoba melakukan restore sistem terlebih dahulu menggunakan System Restore.
Sebelum menggunakan System Restore, Restore Point harus dibuat terlebih dahulu. Membuat Restore Point disarankan hanya dilakukan saat komputer anda dalam keadaan sehat, tidak ada program yang bermasalah ataupun sedang terinfeksi virus. Lebih baik lagi apabila dilakukan setelah Clean Install (install ulang Windows dengan melakukan Format Drive) berserta semua aplikasi lain yang diperlukan. Dengan tujuan setelah melakukan restore, anda tidak perlu direpotkan dengan menginstall lagi apllikasi-aplikasi tambahan yang sering anda gunakan.
Automatic Update atau update otomatis yang merupakan feature dasar dari Windows XP ditujukan untuk memperbaharui sistem operasi Windows apabila ada perbaikan atau upgrade dari Microsoft.
Feature ini tersedia di Control Panel pada menu Security Center yang juga menyertakan fungsi Firewall dan Virus Protection didalamnya. Bagi pengguna Windows Original, ketiga feature ini akan sangat berguna dan membantu memperkuat pertahanan Windows dari serangan virus ataupun hal-hal lain yang bisa merugikan user. Namun bagi pengguna Windows kebanyakan di Indonesia (Windows versi bajakan), fasilitas ini menjadi tidak begitu penting terutama Automatic update-nya yang dalam penggunaannya mewajibkan adanya koneksi dengan server Microsoft.
Karena tidak bisa digunakan, maka kebanyakan orang biasanya menonaktifkan automatic update ini. Caranya tidak sulit, hanya perlu masuk ke Control panel, Security Center, kemudian pilih automatic update pada seksi "Manage security settings for: " lalu klik pada pilihan Turn Off Automatic Updates.
Masalah baru akan timbul. Icon perisai berwarna merah dengan tanda silang dibawahnya akan muncul di taskbar di dekat icon volume. Bukan masalah berarti jika anda tidak merasa terganggu dengan hal ini berikut notifikasi-notifikasi yang muncul berkali-kali mengingatkan bahwa automatic update tidak aktif. Namun sebagian orang justru ingin melenyapkan hal-hal tersebut. Caranya sama seperti cara menonaktifkan automatic update, namun ketika berada di jendela security center klik sub menu "change the way security center alerts me" pada kolom resource yang ada disebelah kiri jendela security center.
Kemudian hilangkan tanda check (centang) pada feature yang ingin anda hilangkan notifikasinya (dalam hal ini, automatic update). Setelah mengklik OK, icon bergambar perisai merah pada taskbar akan hilang dengan sendirinya.

Hari ini saya dapat masalah baru lagi. Bukan seutuhnya masalah saya sebenarnya, tapi lebih merupakan titipan dari seorang teman. Seperti sebelum-sebelumnya, tidak jauh-jauh amat dari masalah komputer dan yang sejenisnya.
Beliau ini punya laptop Acer ( saya lupa serinya ) dengan sistem operasi Windows 7 Ultimate ( wow..., orang Indonesia hebat banget yak ? belum dirilis aja sudah bisa make ).
Nah, problemnya ada disaat boot menuju ke desktop. Prosesnya berhenti ditengah jalan menampilkan isi my documents-nya di windows explorer. Taskbar, wallpaper dan accecories lainnya tidak nongol sama sekali. Tampilan desktop baru muncul setelah explorer.exe dijalankan secara manual lewat fasilitas new task dari task manager. Yang mengherankan, di tab process terlihat ada dua explorer.exe yang dijalankan, dan itu sudah pasti virus.
Masalah ini bisa diselesaikan dengan mengubah salah satu value dari isi registry. Caranya :
Dream LeagueSoccer dari First Touch pada saat ini bisa dikatakan sebagai mobile game sepak bola yang paling populer di smartphone berbasis...