3/30/2015

Cara Mengganti Nama Prosessor di Computer Properties

Apa anda pernah merasa agak minder dengan prosessor komputer yang anda miliki sekarang?. Apalagi jika teman anda sering menggunakan komputer/laptop milik anda dan sesekali melihat Computer Properties untuk mencari tahu jeroannya.
Nama/tipe prsessor yang muncul pada jendela system (jika anda melakukan klik kanan pada  computer di Start Menu lalu memilih menu Properties pada windows 7) sebenarnya bisa diganti dengan nama apapun yang anda inginkan.

Sebelum Edit Value
Untuk melakukan trik ini cukup buka program regedit ( Tekan tombol Windows+R, kemudian ketik regedit, tekan enter).
Selanjutnya lakukan langkah-langkah berikut ini:
  •          Klik menu Edit -> Find, kemudian cari “ProcessorNameString” tanpa tanda petik.
  •          Setelah ditemukan klik kanan kemudian klik Modify
  •         Isi dengan value apapun sesuka anda, klik OK


Registry Editor
-       
             Lihat hasilnya dengan klik Start, klik kanan pada Computer, kemudian klik Properties.
Setelah Edit Value


Pengubahan nama prosessor ini sifatnya tidak permanen. Artinya, nilai asli dari ProcessorNameString akan kembali ke awal jika komputer direstart.


12/17/2013

System Restore Pada Windows

System Restore Pada Windows

System Restore adalah salah satu feature Windows yang mulai tersedia dari Windows XP dan versi Windows setelahnya.System  Restore yang bisa digunakan untuk mengembalikan kondisi sistem Windows  ke status tertentu, sesuai Restore Point yang dibuat secara otomatis atau ditentukan sendiri oleh user ini ternyata belum digunakan secara maksimal oleh user Windows pada umumnya. Kemampuannya untuk mengembalikan filesystem ke kondisi tertentu sedikit  mirip dengan Norton Ghost atau program sejenis  sehingga sebelum anda memutuskan  untuk melakukan install ulang, mungkin ada baiknya mencoba melakukan restore sistem terlebih dahulu menggunakan System Restore.



Sebelum menggunakan System Restore, Restore Point harus dibuat terlebih dahulu. Membuat Restore Point disarankan hanya dilakukan saat komputer anda dalam keadaan sehat, tidak ada program yang bermasalah ataupun sedang terinfeksi virus. Lebih baik lagi apabila dilakukan setelah Clean Install (install ulang Windows dengan melakukan Format Drive) berserta semua aplikasi lain yang diperlukan. Dengan tujuan setelah melakukan restore, anda tidak perlu direpotkan dengan menginstall lagi apllikasi-aplikasi tambahan yang sering anda gunakan.



Cara Membuat Restore Point Pada Windows 7


Pada umumnya restore point dibuat secara otomatis oleh Windows, namun adakalanya perlu dibuat restore point manual. Misalnya setelah melakukan clean install windows. Untuk membuat restore point pada windows 7, ikuti langkah-langkah berikut.

  1. Tekan tombol Windows + R

  2. Ketik  SystemPropertiesProtection.exe kemudian tekan Enter Atau Klik OK. Akan tampil di layar form seperti di bawah ini

    [caption id="" align="alignnone" width="440"]system restore system restore[/caption]

  3. Klik Tab System Protection lalu klik tombol create.

  4. Buat deskripsi/penjelasan tentang restore point yang akan anda buat.system restore

  5. Klik create. Windows akan melakukan proses pembuatan restore point yang nantinya bisa anda gunakan nantinya untuk mengembalikan kondisi windows seperti saat anda membuat restore point tersebut.


Cara Menggunakan Restore Point Pada Windows 7



  1. Klik Start >> All Programs >> Accessories>>System Tools>>System Restore

  2. Akan muncul tampilan awal seperti gambar di bawah ini. Lanjutkan dengan meng-klik next.

    [caption id="" align="alignnone" width="406"]system restore system restore[/caption]

     

  3. Daftar system restore yang sudah ada akan ditampilkan dalam daftar. Pada gambar di bawah terlihat beberapa system restore yang dibuat secara otomatis oleh windows saat melakukan update atau setelah instalasi program aplikasi baru. System restore paling baru berada di posisi paling atas dalam daftar. Pilih system restore yang akan anda gunakan. Sebagai acuan, pilihlah restore point dengan tanggal saat komputer yang anda gunakan masih berfungsi dengan normal. Tombol scan for affected program berfungsi untuk menampilkan program atau aplikasi yang kemungkinan akan hilang karena diinstal setelah restore point yang anda pilih dibuat. Klik restore point kemudian klik next.

    [caption id="" align="alignnone" width="464"]system restore system restore[/caption]

     

  4. Form konfirmasi akan ditampilkan di layar, klik finish dan proses restore sistem akan dilakukan. Pada tahap ini komputer akan me-restore sistem windows anda sesuai kondisi pada restore point yang anda pilih. Setelah selesai komputer akan restart sendiri untuk mengakhiri proses restore.

    [caption id="" align="alignnone" width="464"]system restore system restore[/caption]




Cara Membuat Restore Point Pada Windows 8



  1. Tekan tombol Windows + R

  2. Ketikkan  SystemPropertiesProtection.exe kemudian tekan Enter Atau Klik OK.

  3. Klik Tab System Protection lalu klik tombol Create.
    System Properties

  4. Isi keterangan untuk Restore Point yang akan anda buat. Misalnya: Clean Install 20 Juli 2013.

  5. Kemudian klik tombol create.

  6. Akan muncul kotak dialog yang menyatakan bahwa Restore Point berhasil dibuat. Klik Close.


Cara Menggunakan Restore Point Pada Windows 8



  1. Tekan tombol Windows + R

  2. Ketikkan  SystemPropertiesProtection.exe kemudian tekan Enter Atau Klik OK.

  3. Klik Tab System Protection lalu klik tombol System Restore.

  4. Klik Next

  5. Pilih Restore Point yang akan anda gunakan, klik Show More Restore Points untuk menampilkan Restore Point yang lainnya. Jika ingin melihat daftar program yang akan terkena imbas dari proses restore (program yang diinstall setelah tanggal restore point yang digunakan, akan hilang).

    [caption id="" align="aligncenter" width="580"] System Restore[/caption]

  6. Klik Next kemudian Klik Finish. Komputer akan me-restore Windows anda kembali seperti keadaan saat restore point yang digunakan dibuat. Pada proses ini komputer tidak boleh dimatikan. Komputer akan restart sendiri jika proses telah selesai.

12/17/2009

Cara Menghilangkan Automatic Update

1. Windows XP


Automatic Update atau update otomatis yang merupakan feature dasar dari Windows XP ditujukan untuk memperbaharui sistem operasi Windows apabila ada perbaikan atau upgrade dari Microsoft.


Feature ini tersedia di Control Panel pada menu Security Center yang juga menyertakan fungsi Firewall dan Virus Protection didalamnya. Bagi pengguna Windows Original, ketiga feature ini akan sangat berguna dan membantu memperkuat pertahanan Windows dari serangan virus ataupun hal-hal lain yang bisa merugikan user. Namun bagi pengguna Windows kebanyakan di Indonesia (Windows versi bajakan), fasilitas ini menjadi tidak begitu penting terutama Automatic update-nya yang dalam penggunaannya mewajibkan adanya koneksi dengan server Microsoft.


Karena tidak bisa digunakan, maka kebanyakan orang biasanya menonaktifkan automatic update ini. Caranya tidak sulit, hanya perlu masuk ke Control panel, Security Center, kemudian pilih automatic update pada seksi "Manage security settings for: "  lalu klik pada pilihan Turn Off Automatic Updates.


auto

Masalah baru akan timbul. Icon perisai berwarna merah dengan tanda silang dibawahnya akan muncul di taskbar di dekat icon volume. Bukan masalah berarti jika anda tidak merasa terganggu dengan hal ini berikut notifikasi-notifikasi yang muncul berkali-kali mengingatkan bahwa automatic update tidak aktif. Namun sebagian orang  justru ingin melenyapkan hal-hal tersebut. Caranya sama seperti cara menonaktifkan automatic update, namun ketika berada di jendela security center klik sub menu "change the way security center alerts me" pada kolom resource  yang ada disebelah kiri jendela security center.


update

Kemudian hilangkan tanda check (centang) pada feature yang ingin anda hilangkan notifikasinya (dalam hal ini, automatic update). Setelah mengklik OK, icon bergambar perisai merah pada taskbar akan hilang dengan sendirinya.



2. Windows Seven


Pada prinsipnya fungsinya sama dengan automatic update di Windows Xp. Yang agak merepotkan terkadang proses update akan memperpanjang waktu shut down karena update biasanya diinstall saat komputer dimatikan. Untuk menon aktifkan Automatic update di Windows Seven lakukan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Klik Start Menu kemudian pilih Control Panel

2. Klik menu system and security.


3. Klik link turn automatic updating on or off.


4. Kemudian pada pilihan "Choose how windows can install updates" pilih "never check for updates (not recommended). Lalu klik OK



3.Windows 8


1. Tekan tombol Windows + tombol R.

2. Ketikkan 'Control Panel' tanpa tanda petik. Kemudian tekan Enter

3. Klik System and Security.

4. Klik "Turn Automatic Updating On or Off"

5. Pilih dan klik  "Never Check For Updates (not recomended)".

6. Klik tombol OK.

12/10/2009

Gagal Masuk Desktop Windows Seven

Gagal Masuk Desktop Windows Seven

Hari ini saya dapat masalah baru lagi. Bukan seutuhnya masalah saya sebenarnya, tapi lebih merupakan titipan dari seorang teman. Seperti sebelum-sebelumnya, tidak jauh-jauh amat dari masalah komputer dan yang sejenisnya.


Beliau ini punya laptop Acer ( saya lupa serinya ) dengan sistem operasi Windows 7 Ultimate ( wow..., orang Indonesia hebat banget yak ? belum dirilis aja sudah bisa make ).


Nah, problemnya ada disaat boot menuju ke desktop. Prosesnya berhenti ditengah jalan menampilkan isi my documents-nya di windows explorer. Taskbar, wallpaper dan accecories lainnya tidak nongol sama sekali. Tampilan desktop baru muncul setelah explorer.exe dijalankan secara manual lewat fasilitas new task dari task manager. Yang mengherankan, di tab process terlihat ada dua explorer.exe yang dijalankan, dan itu sudah pasti virus.


Masalah ini bisa diselesaikan dengan mengubah salah satu value dari isi registry. Caranya :




  1. Masuk ke registry editor (regedit) lewat  Start => Run, kemudian ketik regedit.

  2. Browse ke HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon

  3. Didalam folder Winlogon terdapat sebuah DWord value dengan nama shell. Pastikan nilainya hanya berupa Explorer.exe. Jika ada embel-embel lain dibelakangnya hapus saja.

  4. Restart komputer.


Saya tidak  tahu jenis virus apa yang menyerang laptop teman saya tadi. Tapi yang  jelas ada sebuah file exe dengan format namauser.exe ( misalkan nama usernya arifin maka nama filenya adalah arifin.exe ) pada folder my document-nya. File ini akan selalu dijalankan pada saat startup. Sebelum melakukan perubahan di registry, start up file ini sudah saya disable terlebih dahulu melalui msconfig.

File ini sudah saya coba cari dan berniat untuk menghapusnya. Namun proteksi virus yang menghilangkan opsi show hide file (standarnya virus lokal) lumayan mengganggu. Tak mau repot, saya putuskan men-download smadav dan meng-installnya di laptop tersebut. Karena smadav mempunyai kemampuan untuk mendeteksi perubahan pada registry dan memperbaikinya pekerjaan suka rela saya berakhir dalam waktu yang tidak terlalu lama